Pembahasan:
Berdasarkan hasil pengamatan diatas, suhu akuades setelah dikurangi suhu ruangan adalah 26oC. Kemudian suhu akuades setelah dilarutkan dengan serbuk Na OH meningkat menjadi 33oC. Begitu pula yang terjadi pada reaksi ketiga ke reaksi keempat. Suhu akuades setelah dicampur dengan urea (CO(NH2)2) adalah 23,5OC. Kemudian larutan urea tersebut ditambah dengan serbuk arang dan mengalami kenaikan suhu menjadi 24OC.
Kesimpulan:
Kita dapat menenentukan suatu reaksi merupakan reaksi eksoterm atau reaksi endoterm dengan melihat perubahan suhu yang dialaminya sebelum dan sesudah dilarutkan. Jika perubahan suhu suatu reaksi meningkat, maka yang terjadi adalah pelepasan kalor dari sistem menuju lingkungan yang disebut dengan reaksi eksoterm. Jika suatu reaksi mengalami penurunan suhu, maka yang terjadi adalah penyerapan kalor dari lingkungan menuju sistem yang disebut dengan reaksi endoterm.