Assalamualaikum...
(kluar alimya xp)
Dah seabad gak mosting ==’
Soalnya baru ada hal baru yang bisa aku beberkan share disini ^^
Apa itu??
Mau tau?
Jangan kemana-mana, tetap di Always Bless Me \(^o^)\ /(^o^)/
Parasomnia...
Somnambulisme...
Ada
yang tau istilah-istilah ini?
Pasti
temen-temen pada geleng-geleng atau berkata dalam hati “auk..ah gelap”
Atau
yang otaknya bling-bling (???), langsung tau jawabannya ;)
Ya,
aku lagi mau pamer soalnya aku juga baru tau dua istilah di atas. hehe :D
Jadi, gini ceritanya,
Belakangan ini kak Yudhis ‘ngungsi’ tidur di
kamarku..
Di tengah malam, dia mendengar suara orang
ngomel-ngomel ngga jelas. (Suaranya gak jelas+yang diomelin gak jelas).
Dan, kalian harusnya tau itu suara siapa ^oo^
Dengan PD dan bangga, aku akui.. itu suaraku.
(hiks...)
Setelah
diceritain sama mbak Sari, ternyata aku suka ngelindur malem-malem. Dan dalam kamus
kesehatan, penyakit ini disebut dengan Parasomnia.
Jadi, parasomnia itu adalah penyakit ngomel-ngomel pas lagi tidur => itu
kalo pake bahasaku yang gaje. Yang serius nih, parasomnia itu mimpi yang hidup
dan aktivitas fisik yang terjadi selama tidur.
Beda
lagi lho sama Somnambulisme.
Soalnya dia spesiesnya agak lebih mengerikan (bagiku). Somnambulisme ADALAH
gangguan tidur sambil berjalan, yang merupakan ganguan perilaku yang
terjadi dalam tahap mimpi dari tidur. Bayangin aja kalo orang
tidur bisa sambil nyeplok telur. Hadeeh... bisa-bisa para chef gak laku lagi di
restaurant. [khayalan tingkat tinggi =]
Kedua jenis penyakit ini biasanya
diSEBABkan ketidakmatangan sistem saraf pusat, kelelahan berlebihan, masalah genetik,
masalah emosional atau kurang tidur. Stres juga bisa jadi penyebab utamanya
(Tapi, aku nggak stress, yaa :P). Penggunaan obat tertentu, demam, cedera
kepala, pembengkakan otak atau tiroid selama bekerja juga dapat menjadi
penyebabnya. Hati-hati juga buat temen-temen yang tidak teratur waktu tidurnya,
keracunan alkohol, obat-obatan seperti obat penenang / hipnotik atau obat
alergi, soalnya ini juga penyebab temen-temen bisa ‘ngrumpi’ di tengah tidur.
Tidur sambil berbicara
mungkin bersifat katarsis karena merupakan cara untuk melampiaskan stress. Mending
ngelampiasin stress dengan cara ini deh, daripada ngamuk-ngamuk depan orang
yang nggak bersalah. Udah nggak ada yang denger, diri sendiri juga jadi lebih
enteng setelah ngelindur (ngelampiasin stres yang secara tidak sadar). Tapi,
jangan salaaaahhh... Soalnya ada beberapa kondisi yang membutuhkan perawatan
kalo udah parah abiisss. Masak iya ada orang tidur sambil bacok-bacokan. Bah,
udah gawat baget tuh penyakitnya.
So, girls and guys, don’t
let your stress accumulated. Share your happy and sadness to the people you
believed. And always keeping melody in our heart ♥